Dianggap cemari lingkungan, warga ancam tutup pabrik tapioka

Cetak

berita-beritadotcom (Madiun, Jawa Timur): Dianggap mencemari lingkungan, pabrik tepung tapioka PT Budi Acid yang terletak di desa Candi Mulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, diancam ditutup warga, Selasa (3/9/2013).

Warga mengaku, sejak pabrik beroperasi, terjadi pencemaran udara, air sungai dan suara bising mesin pabrik. Dengan dihadiri Kepala Desa dan unsur Muspika, puluhan warga yang berkumpulkan di balai desa setempat, menyerahkan 4 tuntutan tehadap pengelola PT Budi Acid, Agus Cie.

Isi tuntutan warga yakni, agar PT Budi Acid meminimalisir suara bising mesin, menghilangkan bau yang menyengat, tidak membuang limbah ke sungai dan parkir truk yang saat ini dikelola perorangan agar dikelola pihak desa.

"Kami minta kepada pihak pabrik, agar tidak membuang limbah ke sungai dan suara bising mesin yang menganggu ketenangan warga, diberi alat peredam. Jika sampai 15 September nanti tidak ada perubahan, kami kerahkan massa untuk menutup aktivitas pabrik", kata Korlap massa, Gumono.

Menurutnya lagi, tuntutan ini murni untuk kepentingan warga. Karena itu, warga akan menolak segala bentuk 'iming-iming' (kompensasi) dari pihak pabrik. Alasannya, kompensasi dinilai bukan jalan keluar yang terbaik.

"Sekali lagi, saya atas nama perwakilan warga tidak banyak menuntut, asal sudah sesuai kewajaran hingga tidak
menimbulkan pencemaran, sudah kami anggap selesai. Kami tidak butuh kompensasi", tambah Gumono.

Terpisah, Bagian Pembinaan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Iwan Susanto, mengatakan, akibat pencemaran udara dan air, warga banyak yang mengalami sakit saluran pernafasan dan gatal-gatal kulit.

"Kami juga bantah soal limbah yang dibuang di sungai tidak berbahaya. Namanya limbah, tetap berbahaya. Sebab belum ada penelitian atau uji laboraturium", jelas Iwan Sutanto.

Menanggapi tuntutan warga, pengelola PT Budi Acid, Agus Cie, mengatakan, belum bisa memberikan kepastian atas tuntutan warga.

"Saya hanya manejer di pabrik ini, jadi tidak bisa memberikan keputusan", kata Agus Cie. (Rohman.S/Dibyo).

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.