Teknologi nuklir untuk atasi krisis air

Cetak

berita-beritadotcom: Penelitian mengenai penggunaan nuklir untuk tujuan damai terus dilakukan oleh para peneliti di dunia. Selain berbagai inovasi di bidang energi dan kesehatan, para peneliti nuklir di Rusia khususnya, kini terus mengembangkan energi nuklir untuk proses desalinasi yang sangat bermanfaat untuk mengatasi krisis air bersih yang sempat melanda beberapa negara di Afrika. Demikian rilis dari Rosatom yang diterima berita-beritadotdom, Selasa (4/3/2015), di Jakarta.

Direktur Departemen Bisnis Internasional Rosatom, BUMN nuklir asal Rusia, Nikolay Drozdov mengungkapkan, saat ini para peneliti di Rosatom memang tengah mengembangkan penelitian  bagaimana reaktor nuklir bisa lebih berperan dalam menunjang kehidupan manusia, termasuk menyediakan akses air bersih.

“Fasilitas ini diumumkan pada pertemuan ke-2 Rusatom Overseas Expert Council on Desalination awal bulan Juni mendatag. Perhatian khusus diberikan pada model bisnis fasilitas desalinasi ini, begitu pula dengan penilaian medis dan biologis atas kualitas air yang didesalinasi,” ungkap Drozdov dalam Konferensi Nuklir Afrika yang berlangsung pada 18-19 Maret 2015 lalu di Afrika Selatan.

Ini adalah konferensi nuklir terbesar di Afrika yang bertujuan untuk mengembangkan pendekatan positif dan proaktif dalam perencanaan tenaga nuklir.

Sebuah data statistik mengungkapkan, dua miliar orang tak bisa memperoleh akses air bersih. Pada saat yang sama, populasi dunia justru tumbuh besar di negara-negara yang rawan terkena dampak kekurangan air bersih, terutama negara-negara di Afrika. (her)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.