China Airlines ditelpon teroris

Cetak


berita-beritadotcom (Beijing): Informasi mengenai ancaman teroris dilakukan terhadap Bandara Internasional Ibukota Beijing telah disampaikan ke Administrasi Penerbangan Sipil China di Beijing pada 5 Maret, China Airlines. Demikian disiarkan Chinapost.com pada Selasa (11/3/2014)

Peng Rong-min, perwakilan kepala China Airlines Beijing Office, mengatakan bahwa pada tanggal 4 Maret, seorang pria tak dikenal membuat panggilan telepon ke China Airlines kantor utama di Taipei, mengatakan bahwa serangan teroris akan berlangsung di Beijing Capital Bandara Internasional.

Peng mengatakan bahwa penerbangan langsung melaporkan informasi ini ke kantor polisi Aviation.

Menurut China Airlines, pria tak dikenal mengaku sebagai anggota Organisasi Pembebasan Turkestan Timur, dan bahwa organisasi akan melakukan aksi bom di Bandara Internasional Ibukota Beijing.

China Airlines mengatakan bahwa penelepon berbicara bahasa Perancis pada awal panggilan telepon, tapi kemudian beralih ke Mandarin ketika karyawan maskapai penerbangan tidak bisa mengerti bahasa Prancis.

Aeronautics Administration Sipil (CAA) dari Kementerian Perhubungan dan Komunikasi (MOTC), yang diberitahu oleh China Airlines tentang panggilan telepon, mengatakan bahwa keaslian panggilan telepon tidak dapat diverifikasi.

Wakil Direktur CAA, Lee Wan-lee mengatakan bahwa pemerintah juga tidak memiliki informasi mengenai apakah negara-negara lain telah menerima panggilan telepon yang sama.

Namun, Lee mengatakan, CAA masih mengambil masalah serius, dan Biro Polisi Aviation akan memperkuat pemeriksaan keamanan pada penerbangan perjalanan antara Taiwan dan daratan Cina.

Peng mengatakan bahwa penumpang harus menjalani dua pemeriksaan ID oleh agen tanah sebelum menaiki penerbangan antara Taipei dan Beijing.

Menurut Peng, setelah maskapai menyampaikan informasi tersebut, Administrasi Penerbangan Sipil China segera mengirimkan dua pejabat ke kantor China Airlines untuk mendapatkan rekaman panggilan.

Biro Polisi Aviation mengatakan bahwa polisi biasanya menerima informasi mengenai keamanan penerbangan setiap sekali-sekali, dan biro selalu memperkuat keamanan untuk mencegah kecelakaan terjadi.

Menurut biro tersebut, pihak berwenang harus mengkonfirmasi informasi yang mereka terima, dan mereka masih memverifikasi keaslian panggilan ke China Airlines

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.