Tari Orek-Orek yang dimainkan 15000 penari, masuk rekor MURI

Cetak


berita-beritadotcom:Tari Orek-Orek massal yang dimainkan oleh 15000 penari dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ke-656 dan HUT RI Ke-69 di Alun-Alun setempat, Minggu (31/8/2014), masuk Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Tari Orek-orek adalah tarian khas Kabupaten Ngawi yang nyaris tidak dikenal oleh generasi saat ini," kata Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, kepada wartawan.

Karena itu, sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian budaya, lanjut Budi, dilaksanakan Gelar Pemecahan Rekor Indonesia agar tari Orek-Orek lebih dikenal oleh masyarakat. Khususnya generari muda.

"Dengan tarian massal ini, diharapkan tari Orek-orek tidak hanya kembali dikenal masyarakat, tapi juga dikenal secara nasional hingga dunia sebagai salah satu potensi wisata dari bidang seni Kabupaten Ngawi," tambah Budi.

Tarian massal Orek-Orek ini, dimainkan oleh 15.316 pelajar dan mahasiswa se-Kabupaten Ngawi yang terbagi mulai siswa SD sebanyak 10.089 anak, SMP 3.162 anak, SMA 2.050 anak, SLB 5 anak dan mahasiswa STKIP 50 orang.

Senior Manager MURI, Paulus Panka, mengatakan, penilaian dalam pemecahan rekor ini, yang dinilai bukan kualitas tariannya, tapi belasan ribu peserta tari yang menarikan secara bersama-sama dalam satu tempat dan waktu.

"Kami tidak menilai kwalitas tariannya. Tapi yang kami nilai adalah jumlah penari yang secara bersamaan dalam satu waktu dan tempat yang sama," terang Manager Senior MURI, Paulus Panka, kepada wartawan.

Selain itu, MURI juga akan memberikan rekor baru pagelaran wayang kulit di 30 tempat yang digelar secara bersamaan yang tersebar di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Ngawi. (Rohman.S.Dibyo).

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.