Arva Annual Show 2012 usung Contour Fusion

Cetak

berita-beritadotcom (Surabaya, Jawa Timur): Arva School of Fashion mempersembahkan Annual Show 2012 yang mengusung tema Contour Fusion di Gramedia Expo, Surabaya, pada Jumat (16/11/2012) malam.

Acara ini merupakan yang ke-16 kali selama 23 tahun Arva berdiri dan dihadiri sekitar 700 undangan. Mereka berasal dari sekolah umum, sekolah fashion, para desainer, kolega Arva dan para orang tua siswa.

Aryani Widagdo, Direktur Arva, mengatakan pagelaran ini terdiri dari 6 sesi yaitu Costume Parade, Junior Fashion Designers Competition, Graduation Show, Pattern Making Students’ Show, Corset Dress & Bridal Gown Students’ Show dan Peragaan Prestasi.

Ia menjelaskan, Costume Parade menampilkan sekitar 80 orang siswa Arva yang mengenakan kostum bertema Olympiad 2212. Karya mereka mengajak kita untuk membayangkan bagaimana gaya berbusana supporters pesta olah raga terbesar di dunia itu pada 200 tahun mendatang.

Tema Olympiad 2212 juga diusung Junior Fashion Designers Competition (JFDC), sebuah lomba bagi siswa SMU / SMK yang berhadiah beasiswa lebih dari Rp. 40 juta. Tahun ini merupakan JFDC yang keenam.

Menurut Aryani, karya para siswa tersebut bernuansa futurisik dan imajinatif. Mereka mampu mengaplikasikan imajinasi ke dalam rancangan pakaian atlit pada Olimpiade 2212. Misalnya sesuai kemajuan zaman dan perkembangan teknologi, bahan pakaian atlit akan terasa sejuk jika dikenakan dalam cuaca panas dan terasa hangat jika dikenakan dalam cuaca dingin.

Kemudian Graduation Show menampilkan karya 31 desainer muda yang baru saja menyelesaikan pendidikan satu tahun di Arva. Karya mereka dirancang berdasarkan fashion trend Spring / Summer 2013. Mengusung 3 sub tema yaitu Pupolarise, Counter Attract dan Resistence.

Diantara para siswa terdapat karya Yonathan Digo, Yul Amalia dan Maria Irene. Dipo mengusung tema Hangover yang diilhami dunia malam, sedangkan Irene mengusung tema Street Signsation. Yul mengangkat tema Berlinarchi Touch. Ia menjelaskan, karyanya memiliki sentuhan dari gedung – gedung di Berlin, Jerman. Hal ini tampak pada motif baju yang diambil dari bentuk gedung dan warna – warni gedung yang diaplikasikan pada baju.

Berikutnya Pattern Making Students’ Show mengusung tema In The Shade of Jade Garden. Menampilkan koleksi busana dengan inspirasi suasana taman di negeri Cina Kuno berupa busana pesta yang anggun dalam nuansa warna hijau.

Setelah itu, Corset Dress & Bridal Gown Students’ Show dengan tema I Did Promise You A Rose Garden menampilkan busana yang seksi dan modern dalam nuansa warna bunga mawar.

Sedangkan Peragaan Prestasi menampilkan karya para pemenang Plaza Senayan Palm Award 2011 “Street Wear” dan para pemenang Surabaya Fashion Parade 2012. Setiap tahun, siswa Arva menorehkan prestasi sebagai juara berbagai lomba desain. Seluruh karya siswa yang segera menyelesaikan pendidikan mereka dirancang berdasarkan Fashion Trends Spring / Summer 2013.

“Sesuai dengan kebutuhan dunia mode, koleksi busana diluncurkan 6 bulan sebelum musimnya.
Rangkaian sesi tersebut menandakan Arva telah berkiprah dalam pendidikan fashion di
Indonesia selama 23 tahun,” ujar Aryani.

Ia menambahkan, Arva terus berkembang menjadi lebih baik dalam proses mendidik siswa. Kurikulumnya disusun berdasar tuntutan zaman. Arva memberi kesempatan bagi alumnus Program Satu Tahun untuk melanjutkan pendidikan sampai level Bachelor of Arts, sebuah program kerja sama dengan First Media Design School Singapore. Siswa terbaik angkatan 2011 – 2012 akan memperoleh beasiswa Advanced Diploma in Fashion Design and Merchandising selama setahun senilai hampir Rp. 80 juta. (natalia)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.