berita-beritadotcom (Pulang Pisau, Kalimantan Tengah): Dimulai dari sebuah perjalanan dalam studi banding ke luar daerah, Maryudi asal desa sebangau kuala mulai menggeluti usaha menjadi petani sekaligus memproduksi tanaman lidah buaya dengan berbagai jenis dan bentuk.
Usaha ini digelutinya mulai dari kecil hingga skala besar kelas home industri dan ternyata usahanya membuahkan hasil dan mampu memberikan peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Pemasaran tanaman ini menghasilkan produksi mulai dari teh aloevera, dodol lidah buaya, minuman gelas hingga cendol lidah buaya.
Tahun 2005 lalu merupakan awal semangat bagi para petani tumbuhan lidah buaya ini hingga mampu dipasarkan ke berbagai wilayah dikalimantan tengah.
Belum lama berkembang ternyata musim penghujan 2 tahun lalu membawa bencana bagi seluruh petani lidah buaya.
Harapan mereka sirna dan tidak menyisakan gambaran kelangsungan usaha ini, namun bagi bapak maryudi tidak mengenal putus asa.
Usai banjir melanda yang menghancurkan harapan petani sebangau untuk berusaha sendiri, bapak maryudi mencoba mengumpulkan sisa sisa tanaman lidah buaya miliknya yang saat itu menurutnya hanya terhitung 38 tunas.
Dari sisa tersebut pak marsudi menanam dan mengembangkan tunasnya dan hingga kini usahanya tidak sia sia dan kini pak maryudi kembali bisa memproduksi teh dan cendol lidal buaya.
Dibantu dari pabrik sosro nampaknya hal tersebut justru menjadi tantangan tersendiri untuk bekerja lebih giat.
Teh lidah buaya kini mampu diproduksi dan dipasarkan kembali ke berbagai wilayah namun masih dalam jumlah terbatas.
Tawaran demi tawaran terus memberikan semangat buat pengembangan budidaya dan produksi teh lidah buayanya.
Namun hingga sekarang pak maryudi hanya mampu memproduksi 3 kilo dalam seminggu dengan harga kisaran 500 ribu setiap kilonya.
Lidah buaya dalam bentuk teh ini menurut pengalamannya bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes, daya tahan tubuh, hilangkan stress dan masih banyak lagi manfaatnya jika diminum rutin pagi dan malam hari.
Ada 300 jenis lidah buaya yang ada di dunia ini dan hanya yang berjenis bunga ungu yang bisa di konsumsi oleh manusia sedangkan lidah buaya jenis bunga putih sering digunakan untuk jenis kosmestik.















forum bebas tanpa batas
facebook 
