berita-beritadotcom (Madiun, Jawa Timur): Persatuan Rakyat Desa (Parade) kabupaten Madiun, Jawa Timur, melakukan Penjaringan Aspirasi Publik (PAP) calon bupati Madiun periode 2013-2018 putaran pertama, di Asrama Haji kota Madiun, Minggu (20/5/2012).
Seribu suara jaring aspirasi yang masuk dari sekitar 1500 jumlah undangan yang datang, nama Sukiman mantan Sekda kabupaten Madiun yang kini menjadi Sekda Trenggalek, bertengger dipapan atas atas dengan meraih 44 prosen. Diurutan dua, nama bupati Madiun mendapatkan prosentase 24 prosen. Kemudian Sekda Propinsi Jawa Timur, Rasiyo 4,40 prosen, Sekda kabupaten Madiun Iswanto 3,40 prosen, calon bupati alternatif 16,40 prosen serta tak memilih 7,80 prosen.
Jika dilihat dari elektabilitas figur hasil survei yang dilakukan Parade bulan Januari 2012 lalu, nama bupati Madiun Muhtarom, mengalami penurunan dari 37,56 prosen menjadi 24 prosen. Pun demikian dengan nama Sekda kabupaten Madiun Iswanto, juga mengalami penurunan drastis dari 20,56 prosen menjadi tinggal 3,40 prosen. Sedangkan nama Sukiman, mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari 2,78 prosen melambung menjadi 44 prosen.
Sementara itu, Dewan Presidium Parade kabupaten Madiun, Dimyati Dahlan, dalam orasinya sikap Parade tidak antipati tapi juga tidak fanatik kepada satu figur. Alasannya, karena para figur semua merupakan putra terbaik kabupaten Madiun. Namun Parade akan memilih figur yang berpihak kepada rakyat desa serta mendukung yang menang nanti yang didukung sebagian rakyat desa.
"Kita tidak antipati dan juga tidak fanatik terhadap salah satu figur. Yang jelas, Parade akan memilih figur yang berpihak kepada rakyat desa dan mendukung yang didukung oleh sebagian besar rakyat desa", terang Dimyati.
Selain itu, Parade berharap bupati mendatang mampu membawa perubahan untuk pembangunan kabupaten Madiun dengan mengalokasikan satu desa sebesar Rp.500 juta hingga Rp.1 miliar plus satu mobil operasional. Tak hanya itu yang menjadi tuntutan Parade. Semua kelembagaan desa mulai dari BPD, RT, LPKMD, PKK, kader Posyandu dan lainnya, minta dialokasikan honor yang jelas setiap bulannya. Dan semua kelembagaan yang menjalankan fungsi memajukan kesejahteraan umum serta mencerdaskan kehidupan bangsa, agar diberikan anggaran yang semestinya. (dib).
















forum bebas tanpa batas
facebook 
