berita2.com (Situbondo, Jawa Timur): Ratusan rumah korban yang hancur akibat disapu putting beliung pada pertengahan tahun 2011 lalu, mendapat bantuan rehabilitasi yang bersumber dari ABPD Situbondo. Melalui Dinas Sosial, Pemkab Situbondo memberikan bantuan dana rehabilitasi rumah kepada para korban masing-masing sebesar Rp 10 juta.
Sebanyak 42 rumah korban putting beliung di desa Alas Tengah kecamatan Sumbermalang Situbondo tidak luput dari kucuran dana bantuan tersebut pada awal Januari 2012 kemaren. Namun mereka hanya menerima bantuan rehabilitasi rumah berupa bahan-bahan bangunan dan ongkos tukang senilai Rp 1,3 - 2 juta per KK.
Dari hasil temuan data di lapangan, tercatat 42 rumah korban putting beliung dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Kelompok 1 diketuai Apon, Kelompok II diketuai Samsul dan Kelompok III diketuai Mukadi. Penyaluran bantuan dana sebesar Rp. 420 juta diterima ketua kelompok masing-masing. Tapi kemudian diketahui dana tersebut diambil alih Kepala Desa Alas Tengah Sutrisno. Padahal seharusnya pelaksanaan rehabilitasi mulai pengadaan bahan bangunan hingga ongkos tukang ditangani ketua kelompoknya masing-masing.
Namun pada kenyataannya, Kades Sutrisno memonopoli pengelolaan dana tersebut. Oknum pegawai Dinas Sosial Situbondo Haji Ridwan diduga juga terlibat didalamnya. Hal itu terbukti dengan pengadaan kayu usuk dan kayu lainnya dilakukan Ridwan. Seperti yang diungkapkan Ketua Kelompok I Apon ketika ditemui ditengah tengah pengerjaan rehabilitasi rumah Bu Samin di Rt. 6 Dusun Kocape Alas Tengah.
Hal senada juga disampaikan Yayan, kepala tukang yang mengerjakan rehabilitasi rumah para korban. Yayan mengaku bahwa dirinya dibantu 2 tukang dan 5 kuli dalam waktu 2 hari bisa menyelesaikan perbaikan 4 rumah. Setiap rumah hanya menghabiskan biaya kurang lebih Rp.1.350.000. Setelah mengetahui bahawa dana tersedia untuk setiap rumah sebesar Rp. 10 juta, Yayan kaget dan mempertanyakan kemana sisanya.
Di tempat terpisah, salah satu tokoh pemuda dusun Kocape, Saleh sangat menyayangkan kejadian tersebut. “Pantas saja, hasilnya (rehabilitasi rumah-red) kayak kandang ayam, ndak usah sampe sepuluh juta. Silahkan beri saya dana 3 atau 5 juta mas, akan saya garap rumah-rumah itu lebih bagus dari semula sebelum kena sapu angin” tukas Saleh dengan logat Maduranya.
Sementara itu, Kades Alas Tengah Sutrisno saat ditemui di kediamannya membantah kalau dirinya mengambil alih dana bantuan tersebut “Itu kan ada pengurusnya di Dinsos, yaitu pak Ridwan. Saya hanya mengambil sebagian dari uang itu untuk diberikan kepada Muspika ( Camat, Kapolsek dan Danramil ) serta instansi terkait” jelasnya.
Didesak berapa nominal yang diberikan kepada Muspika dan instansi terkait “Ssssttt… itu rahasia mas !” ujar pria yang akrab dipanggil Tris tersebut sambil meletakkan jari telunjuk di mulutnya. Kepala Dinas Sosial Situbondo belum dapat ditemui terkait masalah yang melibatkan salah satu Kabidnya tersebut karena tengah menghadiri rapat di kantor Pemkab seperti yang dituturkan salah satu stafnya. (gusti)
















forum bebas tanpa batas
facebook 
