berita-beritadotcom (Purwakarta, Jawa Barat): Acara kunjungan silaturrahmi Meneg BUMN, Dahlan Iskan dengan warga masyarakat Desa Kembangkuning Kecamatan Jatiluhur Purwakarta Sabtu (05/05/2012) malam.
“Kesuksesan yang akan kita raih, bukan tanpa tantangan. Karena kita harus siap jatuh bangun, dalam setiap menjalankan usaha apapun jenisya. Dan lebih baik kita menjadi orang miskin yang bermartabat, setelah kaya bisa bermanfaat,” ujarnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Dalam kesempatan tanya jawab, salah satu kelompok pengrajin usaha kecil mengah (KUKM) abon nila, yang selama ini telah membina puluhan kader dan memproduksi sendiri abon ikan. Mengeluhkan tentang keberadaan dapur produksi yang belum dimilikinya. Keluhan tersebut di sampaikan melalui ketua kelompok, Thilapiah (Ela)
“Kami memiliki usaha abon nila dimulai dari tahun 2003, produksi awalnya hanya 7 kg perbulan. Saat ini kami mampu memproduksi hingga 50 kg perbulan, namun kami belum memilki dapur produksi dan mesin press listrik. Kami mengerjakannya secara manual saja, kiranya bapak mentri bisa membantu kami,” ujar Ela berharap
Begitu mendengar keluhan itu, Dahlan langsung menyanggupi permintaan Ela, dan menjawab. “Ya, nanti bangunan dapur produksinya di buatkan, tadi direktur jamsostek membisiki saya siap embangunkannya. Dan untuk mesin pressnya, nanti bapak bupati yang membelikan,” kata Dahlan, yang kembali di sambut tepuk tangan warga.
“Dan tolong, kepada media untuk memantau pelaksanaan pembangunannya,” pinta Dahlan menambahkan, kepada para awak media yang hadir.
Kedatangan Dahlan Iskan ke Desa Kembangkuning sekitar pukul 22.00 Wib, di sambut iringan pencak silat. Namun yang menarik, kehadirannya tersebut menggunakan sepeda motor yang biasa nongkrong dipangkalan ojeg setempat. Sesampainya ditempat pertemuan, ia langsung disambut Bupati Purwakarta dan para tok oh masyarakat setempat yang sudah
menunggu sejak sore.
Tokoh masyarakat Desa Kembangkuning, Mi’an Gandanegara atau biasa di sapa Bos Mi’ong, mengucapkan kebanggaannya. “Kami sangat bangga dapat bertatap muka secara langsung dengan bapak mentri, dan berkenan datang ke tempat kami ini,” ujarnya.
Sementara Dahlan Iskan hanya sekitar 1 jam menghadiri acara kunjungan silaturahmi, selanjutnya ia pergi meninggalkan lokasi pukul 23.00 wib. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Munjul, rencananya Dahlan
akan menginap di salah satu rumah warga masyarakat Purwakarta. (TomY)














forum bebas tanpa batas
facebook 
