berita-beritadotcom (Subang, Jawa Barat): Nasib naas menimpa keluarga Utam warga Desa Sumurgintung Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang. Pasalnya anaknya yang bernama Armi binti Utam (45) yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Arab Saudi, sudah belasan tahun hingga kini belum pulang.
Menurut pihak keluarganya yang disampaikan kepada Ketua DPRD Subang Hj Atin Supriatin, Armi berangkat menjadi TKW ka Arab saudi sejak tahun 1995 lalu. Namun entah bagaimana nasib Armi Binti Utam disana sekarang. Pasalnya tiga bulan yang lalu keluarga Utam pernah mendapat kabar bahwa anaknya akan pulang.
Kabar itu membuat keluarga Utam berbahagia, bahkan setelah kabar itu diterima tidak lama kemudian barang-barang milik Armi telah lebih dulu tiba ke kampung halamannya. Namun setelah ditunggu-tunggu Armi belum datang juga sehingga pihak keluarganya mempertanyakan nasibnya, ungkap Hj Atin Supriatin saat meminta bantuannya kepada pihak Disnaker Subang untuk menelusuri nasib Armi.
Karsa , Kepala Desa Sumurgintung Kecamatan Pagaden Barat saat dihubungi membenarkan adanya warganya yang menghilang di Arab Saudi. Menurut Karsa, Armi binti Utam ini adalah warga RT 37 di kampung Panyingkiran Desa Sumurgintung.Pihak keluarga korban telah menyampaikan keluhan menghilangnya anaknya yang bernama Armi, kepada Bu Atin Ketua DPRD Subang, namun hingga kini belum ada kejelasan sejauh mana nasib warga kami, ujar Karsa.
Sementara Tunggul Silaban, Kasie Informasi dan Penempatan Tenaga Kerja Disnas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang saat dikonfirmasi membenarkan dengan adanya TKW yang hilang.Menurut Tunggul pihaknya telah diperintahkan Kadisnakertrans Kabupaten Subang untuk menelusuri ke kementrian luar negeri di Jakarta. Selain itu upaya pihak Disnakertrans kabupaten Subang telah mengirim surat ke kementrian luar negeri untuk memninta bantuan menelusuri Armi, TKI Subang yang hingga kini tidak ada kabar beritanya itu.
“Nanti kalau ada perkembangan nanti kita kasih kabar, mulai besok kita akan ke jakarta dan untuk mengghubungi kemenlu” , ungkap Tunggul Silaban. (adang)
















forum bebas tanpa batas
facebook 
