
berita2.com (Tangerang): Perhitungan cepat hari pertama pada 22 Oktober 2011 pemilihan Gubernur Banten, pasangan Ratu Atut-Rana Karno unggul, tapi pada hari kedua 23 Oktober 2011 perolehan suara pasangan Wahidin Halim-Irna menyalip angka Ratu Atut-Rano karno
Hingga pukul 13.00 WIB, hasil penghitungan cepat (quick count) Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Banten periode 2012 - 2017 lembaga survei Akurat Survei Indonesia (ASI) menunjukkan pasangan nomor urut 2, Wahidin Halim dan Irna Narulita Dimyati unggul dibandingkan dua pesaingnya.
Pasangan nomor urut 1, Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno, mendapat 670.608 atau 41,70 persen suara.
Wahidin Halim dan Irna Narulita Dimyati sebagai pasangan nomor dua memperoleh 785.730 suara atau 48,86 persen.
Pasangan nomor urut 3, Jazuli Juwaini dan Makmun Muzakki, memperoleh 151.876 suara atau 9,44 persen.
Jumlah suara sah sebanyak 1.608.527 atau 38.03 persen. Jumlah tersebut dikumpulkan dari 6399 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Provinsi Banten.
Pada perhitungan cepat hari pertama perolehan suara Ratu Atut-Rano Karno unggul. Dalam siaran persnya pada Sabtu 22 Oktober 2011 malam, Ketua Tim Pemenangan pasangan Atut-Rano, Ebi Djauhari, mengatakan dari hasil perhitungan cepat yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan TVOne, sebanyak 50,3 persen suara diperoleh pasangan nomor urut satu. Adapun nomor urut dua ditempati Wahidin Halim-Irna Narulita 38,8 persen dan nomor urut tiga diisi Jazuli Juwaini-Muzaki dengan 11,89 persen suara.
"Hasil quick count tiga lembaga survei itu cukup meyakinkan kepada kami bahwa pasangan nomor urut satu menang. Namun demikian, ini hanya hasil penghitungan cepat yang dilakukan tiga lembaga survei," kata Ebi Djauhari dalam siaran persnya.
Selain itu, lembaga survei Konsultan Citra Indonesia (KCI) yang bekerja sama dengan LSI juga mengklaim Ratu Atut-Rano Karno menempati peringkat pertama dengan perolehan 50,36 persen suara, disusul Wahidin Halim-Irna Narulita 37,98 persen, dan Jazuli Juwaini-Muzaki dengan 11,66 persen. "Hasil survei diambil dari sampel 300 TPS di delapan kabupaten/kota," kata Ebi Djauhari.















forum bebas tanpa batas
facebook 
